Postingan

Resep Pensi Padang

Gambar
Resep Pensi Padang Bahan-bahan 4 piring kecil pensi 2 siung bawang putih 3 cabe merah keriting 2 ruas jari kunyit 4 siung bawah merah 1 ruas jari lengkuas 1 ruas jari jahe 1 batang serai 3 lembar daun salam 2 lembar daun pandan Daun bawang secukupnya Garam secukupnya Gula Penyedap rasa air Cara Membuat 1 Rendam pensi semalaman,biar kotorannya ilang,tapi klo pun mau lgsg dimasak jg bisa,tp harus dicuci berulang kali. 2 Ulek atau blender halus bawang merah,bawang putih,jahe,kunyit,lengkuas,cabe dan beri secukup garam,kemudian geprek batang serai. 3 Tumis bumbu halus tadi,masukan serai yg udh digeprek,daun salam dan daun pandan yg udah diiris kasar.Tambahkan gula dan penyedap rasa secukupnya. kemudian geprek batang serai. 4 Masukan pensi yang sudah direndam/dicuci,aduk rata bersama bumbu,dan tambahkan air secukupnya. 5 Tunggu sampai semua kulit pensi terbuka,kemudian masukan daun bawang yg udah diiris kasar,tes rasa,kalau dirasa sudah cukup enak,angkat dan pensi siap dihidangk...

Tempatkan pada Tempatnya

Gambar
Tempatkan Pada Tempatnya Manusia adalah pelaku kezaliman. Dengan bermacam-macam jenis kezaliman. Zalim itu adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya, lawan katanya adalah keadilan. Siapapun yang menempatkan sesuatu di dunia ini tidak pada tempatnya, maka ia sudah zalim. Baik itu dalam urusan akidah, mu’amalah, akhlaqiah, jika dia menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya, maka dia zalim. Lalu, menempatkan sesuatu pada tempatnya itu, pakai cara apa? Nahh…supaya tepat, pakailah cara Al Qur’an. Bagaimana memakai cara Al Qur’an itu? Baca dan pahami Al Qur’an, maka akan kita ketahui apakah cara kita sudah tepat atau belum. Rasulullah SAW adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan Allah SWT di atas muka bumi ini. Beliau menggambarkan kehidupan yang paling tepat pada tempatnya. Ia digambarkan oleh Aisyah R.A, sebagai orang yang yang menjadi gambaran tentang Al Qur’an. Dan Rasulullah adalah orang yang paling sempurna dalam menempatkan bentuk kehidupannya. Ia adalah or...

Jangan Menunda-nunda Waktu Salat

Gambar
Jangan Menunda-nunda Waktu Salat Salat adalah salah satu rukun Islam yang lima, maka setiap muslim wajib mengerjakannya sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh asy-Syaari’ (Allah swt). Waktu salat telah ditentukan, tidak boleh diajukan dan tidak boleh ditunda, sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah swt: “Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” [QS. an-Nisa’ (4): 103]. Ayat tersebut menjelaskan bahwa salat itu diwajibkan dalam waktu yang telah ditentukan, maka tidak boleh mengerjakannya sebelum waktunya, dan tidak boleh pula mengerjakannya sesudah habis waktunya. Maka orang-orang yang suka meninggalkan salat atau mengerjakan salat di luar waktunya, diancam dengan siksaan di neraka jahannam, sedang orang...

Jangan Menunda-nunda Waktu Salat

Logo-Muhammadiyah KABAR HUKUM ISLAM KHUTBAH MEDIA TOKOH INDEX ID EN AR × KABAR HUKUM ISLAM KHUTBAH MEDIA TOKOH INDEX Login Home > Berita Jangan Menunda-nunda Waktu Salat  admin •  03/09/22 •  2 Min Jangan Menunda-nunda Waktu Salat MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Salat adalah salah satu rukun Islam yang lima, maka setiap muslim wajib mengerjakannya sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh asy-Syaari’ (Allah swt). Waktu salat telah ditentukan, tidak boleh diajukan dan tidak boleh ditunda, sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah swt: “Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” [QS. an-Nisa’ (4): 103]. Ayat tersebut menjelaskan bahwa salat itu diwajibkan dalam waktu yang telah ditentukan, maka tidak boleh m...

Ketika Langit KALIMANTAN BERASAP: MEMBACA KABUT ASAP DENGAN KACAMATA AL-QUR’AN

Gambar
Beranda Profil Sejarah Fakultas Visi, Misi dan Tujuan Struktur Organisasi Data Dosen Tenaga Kependidikan Program Studi Studi Agama Agama Ilmu Al-Quran dan Tafsir Ilmu Aqidah dan Filsafat Islam Ilmu Hadis Psikologi Islam Program Khusus Ulama (PKU) Akreditasi Data Borang Fakultas Sertifikat Akreditasi Arsip Berita Akademik Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Layanan Layanan Nomor Surat & SK Surat Menyurat Mahasiswa SALAM UIN ANTASARI Pendaftaran Seminar Proposal Pendaftaran Komprehensif Pendaftaran Munaqasyah Permohonan Transkrip Nilai Sementara Kontak Kami Saran dan Pengaduan UIN Antasari SIAKAD Salam Antasari UTIPD Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin Akademik HomeBlogAkademik KETIKA LANGIT KALIMANTAN BERASAP: MEMBACA KABUT ASAP DENGAN KACAMATA AL-QUR’AN Categories Akademik, Dosen, Kado (Kalam Dosen), Prodi, Uncategorized Oleh: Syamsuni, S.Pd.I., MA Ada sesuatu yang sering kita anggap biasa sampai sesuatu itu tidak lagi terasa sebagaimana mestinya: udara...

KETIKA LANGIT KALIMANTAN BERASAP: MEMBACA KABUT ASAP DENGAN KACAMATA AL-QUR’AN

Beranda Profil Sejarah Fakultas Visi, Misi dan Tujuan Struktur Organisasi Data Dosen Tenaga Kependidikan Program Studi Studi Agama Agama Ilmu Al-Quran dan Tafsir Ilmu Aqidah dan Filsafat Islam Ilmu Hadis Psikologi Islam Program Khusus Ulama (PKU) Akreditasi Data Borang Fakultas Sertifikat Akreditasi Arsip Berita Akademik Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Layanan Layanan Nomor Surat & SK Surat Menyurat Mahasiswa SALAM UIN ANTASARI Pendaftaran Seminar Proposal Pendaftaran Komprehensif Pendaftaran Munaqasyah Permohonan Transkrip Nilai Sementara Kontak Kami Saran dan Pengaduan UIN Antasari SIAKAD Salam Antasari UTIPD Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin Akademik HomeBlogAkademik KETIKA LANGIT KALIMANTAN BERASAP: MEMBACA KABUT ASAP DENGAN KACAMATA AL-QUR’AN Categories Akademik, Dosen, Kado (Kalam Dosen), Prodi, Uncategorized Oleh: Syamsuni, S.Pd.I., MA Ada sesuatu yang sering kita anggap biasa sampai sesuatu itu tidak lagi terasa sebagaimana mestinya: udara yang bersih...

4 Ciri Orang Lalai Mendirikan Sholat dan Hukumannya

Gambar
4 Ciri Orang Lalai Mendirikan Sholat dan Hukumannya Sholat fardhu merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap umat Islam. Terdapat hukuman dan ganjaran yang besar bagi siapa saja yang meninggalkan sholat. Lalu, bagaimana hukum lalai mendirikan sholat? Sholat merupakan kewajiban umat Islam terdapat pada surah An-Nisa ayat 103 اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا ... Artinya: "... Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS An Nisa: 103) 4 Ciri Orang yang Lalai Mendirikan Sholat? 1. Mengerjakan Sholat ketika Banyak Orang Saja Menurut Tafsir Ibnu Katsir yang ditahqiq Dr. Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ishaq Al-Sheikh dan diterjemahkan M. Abdul Ghoffar EM dkk, orang yang lalai dalam sholat pernah disebutkan dalam Al-Qur'an. Salah satunya dalam surah Al Maun ayat 4-5: فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ ٤ الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ ٥ Artinya: "Cela...