Postingan

Ta'awun, sebuah Keharusan

Gambar
TA’AWUN,SEBUAH KEHARUSAN Tolong menolong atau ta’awun adalah kebutuhan hidup manusia yang tidak dapat dipungkiri. Kenyataan membuktikan, bahwa suatu pekerjaan atau apa saja yang membutuhkan pihak lain, pasti tidak akan dapat dilakukan sendirian oleh seseorang meski dia memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang hal itu. Ini menunjukkan, bahwa tolong-menolong dan saling membantu adalah keharusan dalam hidup manusia.Allah Ta’ala telah berfirman,”Dan tolong-menoolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran” (QS. Al-Maidah: 2) A. Klasifikasi Manusia dalam Ta’awun. Ada empat klasifikasi manusia di dalam tolong-menolong, yaitu: 1. Al-mu’in wal Musta’in. Yaitu orang yang memberi pertolongan dan juga minta tolong. Orang ini memiliki sikap timbal balik dan inshaf (seimbang). Ia laksanakan kewajibannya dan ia juga mengambil apa yang menjadi haknya. Ia seperti orang yang berutang ketika sangat butuh, dan mengutangi...

Shalat di Awal Waktu

Gambar
Shalat di Awal Waktu Yang wajib bagi setiap muslim adalah mengerjakan shalat pada waktunya. Sedangkan mengerjakan shalat di awal waktu menunjukkan afdholiyah atau keutamaan. Allah Ta’ala berfirman, إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا “Sesungguhnya shalat memiliki waktu yang telah ditetapkan bagi orang beriman.” (QS. An Nisaa’: 103) Ibnu Jarir dalam kitab tafsirnya berkata, dari Al Auza’i, dari Musa bin Sulaiman, dari Al Qosim bin Mukhoymiroh mengenai firman Allah Ta’ala, فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ “Dan datanglah orang-orang setelah mereka yang menyia-nyiakan shalat.” (QS. Maryam: 59), Al Qosim berkata bahwa yang dimaksud ayat ini, “Mereka yang menyia-nyiakan waktu shalat. Sedangkan jika sampai meninggalkan shalat, maka kafir.” Abu Ya’la dan Al Baihaqi masing-masing dalam musnadnya (berkata), dari ‘Ashim, dari Mush’ab bin Sa’ad, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada ayahku bagaimana pendapat beliau mengenai ayat ‘alladz...

Cara Shalat Tahajud Lengkap dengan Niat dan Doanya

Gambar
Cara Shalat Tahajud Lengkap dengan Niat dan Doanya Shalat Tahajud merupakan salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan. Secara bahasa, Tahajud berarti berupaya melawan atau meninggalkan tidur, sedangkan menurut istilah fiqih adalah shalat sunnah malam hari yang dilakukan setelah tidur. Dalam pelaksanaannya, shalat Tahajud dilakukan di malam hari setelah bangun tidur. Jumlah rakaatnya tidak dibatasi, namun setiap dua rakaat ditutup dengan salam.  Ada sejumlah keutamaan bagi umat Islam yang melaksanakan shalat Tahajud. Di antaranya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 79: وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا "Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."  Tata Cara, Niat, dan Doa Shalat Tahajud dapat dilaksanakan sebagaimana shalat-shalat sunnah lainnya, yaitu dua rakaat salam. Adap...

Judi: Risiko, Hukum & Dampak Negatifnya

Gambar
Judi: Risiko, Hukum & Dampak Negatifnya Judi adalah aktivitas yang melibatkan pertaruhan uang atau barang berharga pada suatu kejadian yang tidak pasti. Tujuan utama dari perjudian adalah mendapatkan keuntungan secara instan. Namun, praktik ini seringkali membawa dampak negatif yang signifikan bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Definisi Judi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), judi adalah bermain permainan dengan memakai uang atau barang berharga sebagai taruhan. Contohnya termasuk permainan dadu, kartu, dan togel. Judi melibatkan beberapa karakteristik utama, yaitu adanya risiko kehilangan sesuatu yang berharga, bergantung pada faktor keberuntungan, dan memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat. Perspektif Hukum tentang Judi di Indonesia Di Indonesia, perjudian dilarang secara tegas oleh hukum. Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur tentang...

MENGATASI PERMUSUHAN DAN KEBENCIAN : Menjauhi Adu Domba Berdasarkan Ajaran Islam"

Gambar
”MENGATASI PERMUSUHAN DAN KEBENCIAN : Menjauhi Adu Domba Berdasarkan Ajaran Islam" Adu domba, atau dalam terminologi Islam dikenal sebagai namimah (النميمة), merupakan salah satu bentuk perilaku tercela yang telah banyak menciptakan kerusakan dalam kehidupan individu maupun masyarakat.  Tindakan ini, yang bertujuan untuk memprovokasi permusuhan atau konflik di antara manusia, menjadi penyebab utama perpecahan, kebencian, dan keretakan hubungan sosial.  Dalam perspektif Islam, adu domba termasuk kategori dosa besar karena dampaknya yang sangat merusak tatanan sosial dan moral manusia. Islam, sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan keharmonisan, menekankan pentingnya menghindari adu domba melalui berbagai ajaran Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW.  Larangan terhadap perilaku ini tidak hanya bertujuan menjaga hubungan antarindividu, tetapi juga mencegah kehancuran masyarakat secara keseluruhan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujura...

Empat Prinsip Utama untuk Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

Gambar
Rasulullah SAW adalah teladan abadi yang tak pernah habis untuk dikaji, sekalipun sepanjang hayat kita dedikasikan untuk mempelajarinya. Dari setiap aspek kehidupan beliau, tersimpan nilai-nilai kebaikan yang relevan lintas zaman, menjadi pedoman bagi umat manusia. Dalam aspek spiritual, Rasulullah menunjukkan hubungan mendalam dengan Allah SWT melalui ketekunan ibadah, keikhlasan hati, dan kesabaran luar biasa saat menghadapi ujian hidup. Dalam ranah sosial, beliau tampil sebagai sosok yang lemah lembut, adil, dan penuh toleransi, merangkul semua kalangan tanpa memandang status atau latar belakang. Sebagai pemimpin, Rasulullah SAW mempersembahkan teladan kepemimpinan yang penuh empati, bijaksana dalam mengambil keputusan, dan selalu mengutamakan musyawarah. Dengan segala keutamaan ini, beliau adalah panutan ideal untuk diteladani. Allah SWT sendiri berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 21: لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰ...
1/2 kg pensi (saya 2gelas daging pensinya saja)