CARA SHALAT SUNNAH TAHAJUD LENGKAP DENGAN NIAT DAN DO'ANYA


Cara Shalat Sunnah Tahajjud Lengkap dengan Niat dan Do'anya


https://abinajuliselmi1.blogspot.com/2025/10/cara-shalat-sunat-tahajjud-lengkap.html?m=1


Shalat Sunnah Tahajud merupakan salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan. Secara bahasa, Tahajud berarti berupaya melawan atau meninggalkan tidur, sedangkan menurut istilah fiqih adalah shalat sunnah malam hari yang dilakukan setelah tidur.


Dalam pelaksanaannya, shalat Sunnah Tahajud dilakukan di malam hari setelah bangun tidur. Jumlah raka'atnya tidak dibatasi, namun setiap 2 rakaat ditutup dengan salam.


Ada sejumlah keutamaan bagi umat Islam yang melaksanakan shalat Sunnah Tahajud. Di antaranya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra (Surat yang ke-17, Juz yang ke-15) ayat 79 :


وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا


"Pada sebagian malam lakukanlah shalat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."


Tata Cara, Niat, dan Do'a


Shalat Sunnah Tahajud dapat dilaksanakan sebagaimana shalat-shalat sunnah lainnya, yaitu 2 raka'at salam. Adapun lafal niat dan do'anya adalah :


1. Mengucapkan niat shalat Sunnah Tahajud :


أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى


Ushallii sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.


“Aku menyengaja shalat sunnah Tahajud 2 raka'at karena Allah ta’ala.”


2. Niat dalam hati bersamaan dengan takbiiratul ihraam, dan seterusnya sebagaimana pelaksanaan shalat pada umumnya sampai salam setelah 2 raka'at.


3. Setelah salam atau selesai seluruh rangkaian shalat kemudian membaca do'a yang dipanjatkan Rasulullah ﷺ berdasarkan riwayat Imam al-Bukhari dan Muslim sebagaimana berikut :


اَللهم رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاءُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهم لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لآ اِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ


Allaahumma rabbanaa lakal hamdu. Anta qayyimus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta maalikus samaawaati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa‘dukal haqq. Wa liqaa’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan naaru haqq. Wan nabiyyuuna haqq. Wa Muhammadun shallallaahu 'alaihi wasallama haqq. Was saa'atu haqq. Allaahumma laka aslamtu. Wa bika aamantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khaashamtu. Wa ilaika haakamtu. Fagfirlii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu, wa maa asrartu, wa maa a‘lantu, wa maa anta a‘lamu bihi minnii. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Laa ilaaha illaa anta. Wa laa haula, wa laa quwwata illaa billaah.


“Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad ﷺ itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”


#Facebook

#FbFoto

#FbPro

#Fiqih

#Foto

#Fyp

#GajianMeta

#Interaksi

#Islam

#JangkauanLuas

#Meta

#Motivasi

#Pengikut

#SalamInteraksi

#SemuaOrang

#Shalat

#Sorotan

#StarsEveryWhere

#Tahajjud

#Viral

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DO'A PEMBUKAAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 1 LUBUK BASUNG CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH I TAHUN 2023

HIKMAH IBADAH SHALAT DAN KEUTAMAAN SHALAT TEPAT WAKTU

TIDAK IKUT-IKUTAN MERAYAKAN PERINGATAN PERGANTIAN TAHUN BARU!